MEMS dan Semester Pertama di Aalto

Sebentar lagi saya akan menyelesaikan semester pertama di Aalto University dalam studi S2 saya di program Smart Systems Integrated Solutions (SSIs) bagian dari Erasmus+. Semester depan saya akan melanjutkan studi di University of South Eastern Norway. Kesamaan Aalto dan USN adalah posisinya sebagai anggota laboratorium mikro-nano di negaranya masing-masing, di mana anggotanya adalah kelompok industri dan universitas. Secara khusus, kami di Aalto University mendapatkan ilmu terkini dari pakar industri di bidang microelectromechanical systems (MEMS) dan dasar-dasar perekayasaan (engineering) untuk bidang teknik elektro, seperti elektronika berkelanjutan (Sustainable Electronics), rancangan untuk reliabilitas (Design for Reliability), material dan integrasi mikrosistem (Materials and Microsystems Integration), dan Translational Engineering Forum.

Produk elektronik terkini seperti telepon seluler pintar (smartphone) adalah akumulasi dari teknologi yang sudah dikembangkan, salah satunya adalah MEMS. Melalui sensor dan aktuator MEMS, kamera, mikrofon, accelerometer, dan gyroscope dapat diproduksi dengan skala besar dan ukuran yang kecil sehingga dapat diintegrasikan dalam satu produk. Saya mendapatkan informasi tentang MEMS saat kuliah di UI, oleh Dr. Agus Tamsir (Alm.) kepala laboratorium elektronika, saat mengambil kelas MEMS yang diampu beliau. Bidang ini sangat menarik dan membuka angan-angan saya untuk belajar lebih lanjut, beliau juga menyampaikan bahwa jarang sekali MEMS diajarkan di level S1, tetapi kami boleh melihat beberapa dasar dan konsep teoritis di balik MEMS. Hal ini sangat berguna untuk membantu transisi saya belajar MEMS di Aalto.

Belajar MEMS di Aalto, saya banyak mendengarkan langsung kuliah tamu dari pakar industri seperti dari Murata Finlandia, VTT, dan Vaisala. Ternyata pengembangan MEMS di Finlandia yang dipimpin oleh kelompok industri mikro-nano ini luar biasa, Namun, pelajaran di sini lebih komprehensif, wajar karena merupakan kelas di level S2, kami diberi tugas dan arahan untuk mencoba merancang desain MEMS accelerometer sederhana, probing exercise, yang di fasilitasi oleh Murata. Saat mempelajari dan merancang perangkat ini, kami pun dipersilakan mengontak langsung dosen tamu tersebut melalui e-mail. Menurut saya, kelas MEMS ini adalah salah satu kelas berkesan, di mana kita bisa belajar dari pemain besar di bidang MEMS, mendapat bimbingan langsung dari mereka, untuk membantu pemahaman konsep ini.

Akhir kata, menurut saya program SSIs terutama kelas di Aalto University sangat menarik. Kalau ada yang tertarik untuk belajar tentang smart systems, ataupun MEMS, saya sangat merekomendasikan program ini. Pengalaman belajar dari pakar, rekan mahasiswa yang telah dipilih secara ketat, dan beasiswa untuk studi di tiga negara merupakan pengalaman sekali seumur hidup.

Diterbitkan oleh josefmtd

Electronics Engineer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: