Evaluasi SDS-011

Sensor SDS-011 ini menggunakan dioda laser untuk menguji kandungan partikel di dalam udara sekitar. Modul sensor ini sudah terintegrasi sehingga pemrosesan data secara analog tidak lagi dibutuhkan. Komunikasi antar mikrokontroler dengan modul sensor hanya dengan protokol Serial. Mode default dari sensor ini adalah pembacaan kontinu dan hasil pembacaan dikirimkan melalui protokol Serial setiap 1 detik.Lanjutkan membaca “Evaluasi SDS-011”

Sensor PM2.5

Artikel ini termasuk dari seri pembahasan solusi PolusiJakarta. Saat melihat sensor rendah biaya, saya melihat beberapa opsi yang tersedia di Tokopedia, tentu sebelum membuat purwarupa, kita perlu mencari sensor-sensor yang sudah tersedia di pasaran Indonesia terlebih dahulu sebelum memilih sensor-sensor lain. Sensor SHARP GP2Y1010AU0F Sensor kualitas udara yang pertama kali saya lihat adalah sensor dariLanjutkan membaca “Sensor PM2.5”

Urun Daya Polusi Jakarta

Latar Belakang Sidang perdana gugatan polusi udara Jakarta yang dilayangkan terhadap Pemerintah, termasuk Menteri LHK, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, Gubernur DKI, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Banten, hingga Presiden RI, digelar hari ini tanggal 1 Agustus 2019. Gugatan warga negara ini dilayangkan oleh LBH Jakarta, Greenpeace Indonesi dan Walhi Jakarta. Hal ini disebabkan buruknya kualitasLanjutkan membaca “Urun Daya Polusi Jakarta”

Kualitas Udara Jakarta (PM2.5 dan PM10)

Hari ini saya melihat berita menunjukkan bahwa Jakarta adalah salah satu kota dengan udara terburuk di dunia. Data ini diambil dari situs AirVisual yang dapat memberikan nilai indeks kualitas udara. Nilai ini berkisar dari 0-500, dengan nilai 0-50 sebagai “Baik”, 51-100, sebagai “Sedang”, 101-150 sebagai “Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif”, 151-200 sebagai “Tidak Sehat”, 201-300 sebagaiLanjutkan membaca “Kualitas Udara Jakarta (PM2.5 dan PM10)”

Dioda PIN sebagai Saklar RF

Banyak aplikasi di dunia RF yang membutuhkan pensaklaran sinyal RF dan menghubungkannya ke antena berbeda, filter berbeda, maupun melalui penguat sinyal. Salah satu saklar yang umum dipakai adalah relay namun karena menggunakan prinsip mekanis, seiring dengan waktu dapat mengalami kerusakan. Sebagai alternatif dari relay, diperlukan saklar elektronik, salah satu saklar elektronik yang umum dipakai untuk sinyal RF adalahLanjutkan membaca “Dioda PIN sebagai Saklar RF”

Avalanche: Penggiringan Opini dan Hitung Cepat

Pada tahun pemilihan umum 2019, sejarah Indonesia terukir, partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum melebihi ekspektasi dari penyelenggara pemilihan umum. Di tengah maraknya partisipasi masyarakat, ada hal negatif yang sangat memengaruhi masyarakat, yaitu terjadinya konflik horizontal akibat polarisasi pilihan politik. Polarisasi ini tidak kunjung usai, sejak pemungutan suara sudah dilakukan, bahkan sesudah diumumkan pemenangnya. Gerakan kampanyeLanjutkan membaca “Avalanche: Penggiringan Opini dan Hitung Cepat”

Google Cloud Platform Compute Engine

Google Cloud Platform memberikan 300$ credit untuk tahun pertama sebagai uji coba gratis. Artikel ini ditulis untuk membahas bagaimana cara deploy sebuah Compute Engine atau Virtual Machine yang bisa kita pasang di Google Cloud Platform. Penulis bukan seorang Software Engineer dan tidak memiliki background di bidang IT, sehingga terminologi maupun penjelasan ini mungkin terdapat kekurangan, mohonLanjutkan membaca “Google Cloud Platform Compute Engine”

Prinsip Spread Spectrum dan Contoh Aplikasinya: LoRa

Pendahuluan Spread Spectrum adalah prinsip yang mendasari banyak teknologi yang menjadi penting di dunia elektronika. Mungkin istilah Spread Spectrum terdengar asing, namun jika kita membahas Bluetooth (802.15.1) dan WiFi (IEEE 802.11) mungkin Anda lebih familiar. Saya ingin membawa Anda kembali ke sejarah penemuan Spread Spectrum. Spread Spectrum awalnya dikembangkan oleh seorang aktris Hedy Lamarr, ya,Lanjutkan membaca “Prinsip Spread Spectrum dan Contoh Aplikasinya: LoRa”

Diskursus Statistika tentang Hitung Cepat

Akhirnya, ada diskursus yang berarti oleh proponent dan opponent dari hasil Hitung Cepat. Beberapa masukan saya terima baik dari proponent maupun opponent, saya rasa masukan ini sehat demi terungkapnya kebenaran. Salah satu diskusi pertama yaitu mengenai simulasi 1000 TPS: sampel dalam qc itu adlj suara sah pemilih, bukan tps. tps itu adalah primary sampling unitLanjutkan membaca “Diskursus Statistika tentang Hitung Cepat”

Deciphering the Tweet: Kesalahan Rumus dan Syarat Quick Count

Rumus pengambilan sampel Quick Count yang benar pic.twitter.com/QQtYl3ZteB — Ronnie H. Rusli. MS. PhD. (@Ronnie_Rusli) May 7, 2019 Tidak bosan saya menulis artikel tentang tweet ini, karena sepertinya belum ada jawaban dan klarifikasi. Mari kita bedah kembali tweet dari Dr. Ronnie Higuchi Rusli, dosen program pascasarjana Universitas Indonesia. Pembedahan ini dilakukan untuk menguji pernyataan Dr.Lanjutkan membaca “Deciphering the Tweet: Kesalahan Rumus dan Syarat Quick Count”